Kali ini saya di beri tugas olah dosen, dengan pertanyaan :
“Andaikan Presiden memberi tanggung jawab kepada saya untuk membenahi Sistem Informasi Nasional, dan negara menyediakan dana 1 Trilyun, apa yang akan saya lakukan??”

Pertama-tama yang saya lakukan adalah sentralisasi data, untuk merapikan data-data kependudukan. Karena menurut saya ini bagian yang sangat penting. Karena data dari sini akan di integrasikan ke Kepolisian dan badan-badan pemerintahan lainnya Setelah itu Sistim Informasi Kepegawaian, Sistim Informasi Inventaris, dan lain-lain juga akan dibenahi.
Aspek-aspek yang perlu di perhatikan adalah dari segi Infrastruktuk, Fasilitas , Pembangunan Server Pembangunan Jaringan, Keamanan Data, Keamanan Jaringan, dan Sumber Daya Manusianya.
Untuk langkah awal menganggarkan biaya untuk Infrastruktur seperti gedung untuk penempatan server, dan komputernya. Lalu membangun Server,program, jaringannya serta mengimplementasikan security data dan jaringannya.
Menurut info disini Kira-kira terdapat 76.613 desa dan 6.487 kecamatan di seluruh Indonesia. Maka saya memperkirakan akan di berikan 10 komputer di setiap kecamatan untuk melakukan Input ulang data seluruh warganya dan 2 komputer untuk proses perubahan data kependudukan, entry dari inputan dari setiap kelurahan akan di kirim ke server Provinsi dimana setiap Provinsi akan memiliki 2 server,sebagai server utama dan backup server. Dan data dari server tiap provinsi ini akan di sentralisasikan lagi di server Induk yang akan di letakkan di salah satu provinsi.
Dengan begitu anggaran yang dibutuhkan adalah untuk Infrastruktur Gedung, Server, Komputer, Jaringan, Listrik, Jasa Proggraming, Jasa Pembangunan Network, Security (Anti Virus, Firewall, VPN), Training sumber daya manusianya.Setelah sentralisasi data kependudukan sudah berjalan, barulah saya merapihkan sektor-sektor yang rawan penyimpangan atau pungli, misalnya saat pengurusan KTP, pembuatan SIM, dan lainnya dengan cara digitalisasi. sehingga masyarakat dapat dengan nyaman mengurus surat-surat yang berurusan dengan kependudukan.
Pada awalnya saya pikir “banyak amat ni anggaran sampe 1 Trilyun” , tapi setelah saya perhitungkan lagi, maka yang terucap di kepala saya “mudah-mudahan dananya cukup” 

Sekian tulisan ini saya buat, semoga dapat bermanfaat bagi para pembacanya
Jangan Lupa Commentnya


menarik,.
ReplyDeleteapakah kamu yakin konsep seperti ini mampu meningkatkan kinerja pemerintahan?
dan apakah anda cukup percaya diri jika memang anda dipercaya untuk menjalankan project ini?
yakinkah anda dengan lebih mengutamakan penyedian infrastrukturnya dari pada SDMnya?
terima kasih
ya saya prioritaskan terhadap infrastruktur karena menurut saya untuk SDM-nya generasi muda kita sudah cukup mumpuni untuk menjalankan sistem ini, karena sudah lebih familiar dengan komputer di banding generasi sebelumnya,sehingga hanya butuh sedikit training bagi mereka
ReplyDeletetapi kalo SDM yang dipelosok dsa bagaimana??
ReplyDeletemampir kesini juga yah. .
jgan lupa komengnya. .
http://georgejacoblogs.blogspot.com/
pokoknya SDMnya harus benar-benar yang berkompeten,, karena kan ini institusi Pemerintahan, bagaimana mau berkembang klo SDMnya gak berkompeten
ReplyDeletekonsepnya baguuus..
ReplyDeletetapi kapan ya hal seperti ini bisa terjadi di negara kita :D